MENJAGA TELINGA.

”Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
Jagalah telingamu jangan sampai engkau pergunakan untuk mendengarkan bid'ah yang menyesatkan, mendengar umpatan kepada orang lain, mendengar perkataan kotor, dan mendengar omongan yang batil.
Sesungguhnya Allah menciptakan telinga itu supaya engkau pergunakan untuk mendengarkan firman Allah, sunnah Rasulullah dan untuk mendengarkan fatwa dan hikmahnya para Auliya. Dengan demikian, engkau akan memperoleh pengetahuan yang berharga, yang sangat berfaedah untuk dirimu dimana engkau akan memperoleh kedudukan yang terhormat dan kenikmatan yang abadi disisi Allah.
Apabila engkau mempergunakan telinga untuk mendengarkan perkataan yang dilarang Allah, maka akibatnya akan engkau rasakan sendiri. Sebab engkau mendengarkan perkara yang dibenci oleh Allah, amalmu akan menjadi rusak, dan engkau pasti mengalami penyesalan dan kerugian yang tak ternilai.
Jangan dikira yang berdosa itu hanya orang yang berbicara, engkau juga ikut berdosa karena mendengarkan pembicaraannya. Sebagaimana keterangan yang terdapat dalam suatu hadits, kurang lebih pengertiannya begini: “Orang yang mendengarkan itu bersekutu dengan orang yang berbicara (dalam hal dosanya), jika salah satunya membicarakan tentang keburukkan orang lain.